RPP PJOK 1 Lembar Kelas 2 Semester 2 Revisi 2020-2021

RPP PJOK 1 Lembar Kelas 2 Semester 2 – Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau kerap kali disingkat RPP merupakan perangkat mengajar/sebuah rencana pelaksanaan pembelajaran. Kurikulum RPP 2013 memuat Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) dalam pembelajaran yaitu religius, nasionalis, mandiri, kerjasama, dan integritas.

RPP satu lembar Pendidikan Jasmani kelas I K13 revisi semester genap 2020/2021 sudah terintegrasi literasi; Keterampilan abad ke-21 atau diistilahkan 4C (Creative, Critical thinking, Communicative, and Collaborative); dan HOTS (Skill Berpikir Tingkat Tinggi).

Penyusunan RPP Pojok Kelas I SD Semester 2 format satu lembar / halaman bertujuan untuk mengurangi beban administrasi guru. RPP 1 lembar mulai digunakan sejak ada instruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan melalui Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyederhanaan RPP.

Revisi RPP Kelas 1 Semester 2 K13 tahun 2020 terbaru mengikuti Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 Penyusunan 1 lembar Rpp.

RPP PJOK K13 Revisi terbaru 2019/2020 merupakan perwujudan dari Kurikulum 2013 edisi Revisi terbaru, yang telah diintegrasikan ke dalam materi Penguatan Pendidikan Karakter, pembelajaran HOTS, dan konten literasi keterampilan abad 21.

Proses pendidikan abad 21 dapat kita wujudkan melalui penerapan proses pendidikan dan pembelajaran yang berkualitas sesuai paradigma pendidikan abad 21.

Unduh RPP PJOK 1 Lembar Kelas 2 Revisi 2020-2021

Silahkan unduh semua file yang dibutuhkan berdasarkan tema pembelajaran di bawah ini:

RPP 1 lembar PJOK Tema 5 Subtema 1 PB 2 – Simpan
RPP 1 lembar PJOK Tema 5 Subtema 1 PB 4  – Simpan
RPP 1 lembar PJOK Tema 5 Subtema 2 PB 2  – Simpan
RPP 1 lembar PJOK Tema 5 Subtema 2 PB 4  – Simpan
RPP 1 lembar PJOK Tema 5 Subtema 3 PB 2  – Simpan
RPP 1 lembar PJOK Tema 5 Subtema 3 PB 4  – Simpan
RPP 1 lembar PJOK Tema 5 Subtema 4 PB 2  – Simpan
RPP 1 lembar PJOK Tema 5 Subtema 4 PB 4  – Simpan

RPP 1 lembar PJOK Tema 6 Subtema 1 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 6 Subtema 1 PB 4 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 6 Subtema 2 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 6 Subtema 2 PB 4 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 6 Subtema 3 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 6 Subtema 3 PB 4 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 6 Subtema 4 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 6 Subtema 4 PB 4 – Pending

RPP 1 lembar PJOK Tema 7 Subtema 1 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 7 Subtema 1 PB 4 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 7 Subtema 2 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 7 Subtema 2 PB 4 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 7 Subtema 3 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 7 Subtema 3 PB 4 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 7 Subtema 4 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 7 Subtema 4 PB 4 – Pending

RPP 1 lembar PJOK Tema 8 Subtema 1 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 8 Subtema 1 PB 4 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 8 Subtema 2 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 8 Subtema 2 PB 4 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 8 Subtema 3 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 8 Subtema 3 PB 4 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 8 Subtema 4 PB 2 – Pending
RPP 1 lembar PJOK Tema 8 Subtema 4 PB 4 – Pending

Dalam paradigma ini, kita perlu menyelenggarakan pembelajaran untuk mengembangkan seluruh potensi siswa secara utuh (utuh) melalui penggunaan atau penerapan pendekatan, model, dan metode pembelajaran yang lebih inovatif yang berpusat pada keaktifan belajar siswa (SCL), kontekstual, dan memanfaatkan berbagai sumber belajar dan teknologi pendidikan secara integratif dengan materi pembelajaran yang Anda ajarkan.

Pada Materi 1, Anda dapat mempelajari tentang pendekatan saintifik dan model pembelajaran pada materi pelajaran di atas. Setelah kedua materi tersebut diharapkan, Anda dapat menerapkannya dalam pembelajaran.
Nah, untuk menambah wawasan, Anda bisa melihat video tentang contoh penerapan pendekatan saintifik dan model pembelajaran berbasis SCL pada link yang tersedia.

Dalam penyusunan RPP Kurikulum 2013 diperlukan pendekatan saintifik dalam pengamalannya, berikut isi dari pendekatan pembelajaran saintifik yang lebih dikenal dengan 5M:

Mereka mengamati kegiatan yang mengidentifikasi suatu benda melalui penginderaan yaitu melalui indera penglihatan (membaca, menyimak), penciuman, pendengar, pengecap, dan peraba, saat menyimpan suatu benda yang menggunakan atau tidak menggunakan alat sehingga siswa dapat mengidentifikasi masalah.

Kegiatan bertanya mengungkapkan sesuatu yang ia ingin ketahui, baik tentang objek, peristiwa, proses tertentu. Pertanyaan dapat diajukan secara lisan atau tertulis dan dapat berupa kalimat pertanyaan atau kalimat pertanyaan agar siswa dapat merumuskan masalah dan hipotesis.

Pengumpulan data merupakan kegiatan mencari informasi sebagai bahan untuk dianalisis dan disisihkan. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan membaca buku, observasi lapangan, uji coba, wawancara, wawancara, angket, dll. Mahasiswa dapat menguji hipotesis yang telah dibuat sebelumnya.

Mengasosiasikan adalah mengolah data dalam melatih fisik dan pikiran dengan bantuan peralatan tertentu. Data dapat dilakukan dengan cara mengelompokkan, menghitung, menghitung, membagi, dan menyusun data dalam bentuk informasi yang lebih banyak dan menentukan sumber data sehingga lebih dekat. Rekaman pengolahan data meliputi tabel, grafik, bagan, konsep, penghitungan, dan pemodelan. Selanjutnya mahasiswa menganalisis data tersebut untuk membandingkan atau mengetahui hubungan antara data yang telah diolah dengan teori-teori yang ada untuk disimpulkan.

Berkomunikasi merupakan kegiatan siswa dalam mendeskripsikan dan menyampaikan temuan dari kegiatan petani, mengajukan pertanyaan, mengumpulkan dan mengolah data, serta mengasosiasikan yang ditujukan kepada orang lain baik lisan maupun tertulis dalam bentuk diagram, bagan, gambar, dan sejenisnya dengan bantuan. alat teknologi sederhana dan teknologi informasi dan komunikasi.

RPP merupakan salah satu administrasi yang perlu disiapkan oleh guru sebelum mengajar. RPP merupakan kumpulan langkah-langkah dan implementasi terbaru dalam suatu pendidikan, olehnya guru akan memiliki dan memahami RPP sebelum proses belajar mengajar diharapkan.

Dalam penyusunan RPP dapat dilakukan oleh guru perorangan, namun dapat juga disusun secara berkelompok untuk memudahkan dan mengurangi beban kerja guru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *